Persyaratan Dokumen

Persyaratan Dokumen

Persyaratan yang harus dipersiapkan oleh Balai Uji untuk ditetapkan menjadi Balai Uji Dalam Negeri antara lain :
  1. Berada di wilayah dan berbadan hukum Indonesia;
  2. Telah diakreditasi oleh KAN sebagai laboratorium penguji;
  3. Memiliki kemampuan dan sumber-sumber keuangan yang cukup untuk biaya operasional;
  4. Memiliki keahlian, kemampuan, kompetensi teknis, dan peralatan dalam melakukan pengujian perangkat sesuai dengan regulasi teknis yang ditetapkan;
  5. Memenuhi kriteria-kriteria MRA;dan/atau
  6. Menyediakan dan menyiapkan informasi dan dokumen sesuai persyaratan Badan Penetap, antara lain:
    1. Formulir permohonan.
    2. Rekaman bukti berbadan hukum Indonesia untuk balai uji yang merupakan lembaga uji.
    3. Rekaman bukti organisasi induk sebagai badan hukum Indonesia untuk balai uji yang merupakan laboratorium di bawah organisasi induk tertentu.
    4. Salinan sertifikat akreditasi dari KAN;
      1. Ruang lingkup akreditasi.
      2. ISO/IEC 17025 atau revisinya yang termutakhir.
    5. Struktur organisasi dan daftar riwayat pekerjaan karyawan.
    6. Tata letak laboratorium pengujian.
    7. Rekaman panduan mutu.
    8. Surat pernyataan mengenai fasilitas pengujian dan uraian metoda-metoda pengujian yang digunakan untuk menguji perangkat telekomunikasi terhadap regulasi-regulasi teknis, standar dan/atau spesifikasi.
    9. Sampel salinan laporan pengujian yang telah diterbitkan.
    10. Daftar periksa (checklist) Persyaratan Kompetensi Teknis.
Persyaratan yang harus dipersiapkan oleh Balai Uji untuk ditetapkan menjadi Balai Uji Negara Asing antara lain :
  1. Formulir Permohonan dari Badan Penetap Mitra MRA kepada Badan Penetap;
  2. Salinan sertifikat penetapan (Certificate of Designation), atau surat penetapan dari Badan Penetap Mitra MRA beserta ruang lingkup penetapan;
  3. Memiliki kemampuan dan sumber-sumber keuangan yang cukup untuk biaya operasional;
  4. Salinan sertifikat akreditasi, yang menunjukan lingkup akreditasi dan informasi bahwa balai uji tersebut telah diakreditasi berdasarkan ISO/IEC 17025 atau revisinya yang termutakhir dan persyaratan teknis, serta standar atau spesifikasi yang disebutkan dalam lingkup penetapan oleh Badan Penetap Mitra MRA; dan
  5. Sampel salinan laporan pengujian yang digunakan.